Home / Blog / Jejak Kata Tak Berbatas Waktu

31
Jan
Jejak Kata Tak Berbatas Waktu
Jejak Kata Tak Berbatas Waktu
  • 75 Views
  • 1 Comment
  • articles .

Berbicara di ruang publik buat saya adalah tanggung jawab untuk jangan sampai memasukkan ‘sampah’ ke dalam memory dua anak titipan Sang Khalik yang ada dalam hidup saya.

Dengan segala kecanggihan IT, berbicara di ruang publik adalah TIMELESS, tak berbatas waktu keberadaannya. Apa yang diucapkan 5-10 tahun yang lalu, bisa tetap nyata dan terus ada saat diliput media dan dipublikasikan.
Bahkan tidak perlu diliput media secara formal, lewat blog pribadi dan FB-pun kekekalan apa yang pernah terucap bisa dimungkinkan.

Saya hanya tidak mau Zoe dan Kay suatu saat nanti, 15 tahun dari sekarang, saat browsing menjadi malu atas liputan atau kutipan kekasaran kata yang mungkin pernah saya ucapkan, atau ikut menjadi tebal muka atas ketidakpekaan yang mungkin pernah saya ekspresikan, atau menjadi tidak menjejak bumi atas kejumawaan tak berdasar yang mungkin pernah saya lakukan.

Library memory orang-orang tercinta kitalah yang seharusnya membuat kita lebih hati-hati dan berpikir dua kali sebelum berucap. Jejak kata-kata kita dalam memory mereka adalah tak berbatas waktu…

by: Alexander Sriewijono
twitter: @alexsriewijono

1 COMMENT
  1. March 4, 2011 Reply

    I just wish I could understand my father.

LEAVE A COMMENT