Home / Blog / Dialogues (tv/radio/published) / 4F Menangani Office Politics

03
Mar
4F Menangani Office Politics
  • 78 Views
  • 1 Comment
  • CosmoCareer . dialogues .

Dalam dunia kerja, banyak sekali orang yang dituntut untuk melakukan hal-hal diluar hati nuraninya demi kepentingan karir. Dari hal yang paling sederhana, seperti enggan untuk bergaul dengan teman sekantor yang jabatannya lebih rendah, hingga yang lebih kompleks, seperti mengadu domba rekan sekantornya agar ia dapat naik jabatan. Apakah office politic merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk dapat memperoleh sesuatu yang diinginkan di tempat kerja?

Jika kita mencoba menelusuri satu per satu, banyak sekali hal yang melatarbelakangi orang untuk melakukan office politic. Insecurity atau rasa tidak nyaman pada diri sendiri, dapat menjadi salah satu penyebabnya. Kesadaran akan kurangnya kompetensi yang dimiliki sebagai seorang profesional, yang pada akhirnya membuat dirinya merasa tidak nyaman dan terancam, membuat orang berpikir mencari jalan lain yang tetap dapat membuatnya bertahan di tempat kerja. Office politic adalah salah satu jalan keluar yang sering dijadikan pilihan utama.

Sebagai seorang profesional, tentunya strategi untuk terus meningkatkan jenjang karir adalah tujuan utama.  Namun, kata “office politic”terlalu terkesan negatif untuk diimplementasikan. “Strategi persaingan sehat’ dapat menjadi kata yang tepat untuk menggantikan kata “office politic. Selain lebih mudah untuk diimplementasikan, kesan ‘halal’ pun juga lebih kental. Dengan melakukan strategi persaingan sehat, terjadi proses penerimaan terlebih dahulu dalam diri seseorang terhadap kekurangan dan kelebihan yang ia miliki. Dari kekurangan dan kelebihan itu pula lah, ia dapat menyusun strategi, dengan peningkatan jenjang karir sebagai tujuan utama, bukan menjatuhkan ataupun mengalahkan orang lain.

Namun, bagaimana jika kita adalah korban dari office politic? Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah jangan pernah menggunakan kata ‘korban’ dari setiap situasi buruk yang kita hadapi. Jadikan setiap situasi buruk menjadi ‘pembelajaran’ untuk terus ‘naik kelas’ sebagai seorang manusia.

Terdapat 4 cara yang dapat dilakukan jika kita dihadapkan pada situasi dimana office politic terjadi.

  • Pertama adalah Face, dimana kita mencoba menghadapi situasi tersebut dengan berusaha mencari jalan keluar yang terbaik untuk semua pihak.
  • Kedua, ‘Freeze, dimana kita berusaha untuk membekukan situasi tersebut terlebih dahulu, untuk dicarikan jalan keluar yang terbaik nantinya.
  • Selanjutnya adalah ‘Fly, dimana kita berusaha menghindari permasalahan tersebut dan tidak tertarik untuk memberi perhatian lebih padanya.
  • Terakhir, ‘Fight’, dimana konfrontasi terhadap masalah menjadi fokus utama. Mana yang lebih baik? Tanyakan pada diri sendiri mana yang lebih dirasa lebih tepat dilakukan dalam situasi yang dihadapi.

Namun, dua F pertama adalah yang lebih disarankan, karena memiliki fokus yang sama, yaitu penyelesaian masalah.

Pilihan untuk bereaksi dalam situasi office politic ada sepenuhnya di tangan kita. Diam bukan selamanya Emas. Tetapi memahami kapan saat yang tepat untuk diam, dan saat yang tepat untuk bertindak pada suatu situasi adalah Berlian.

Insights by: @dikapradipta, diskusi dengan @alexsriewijono, @novitaangie dan @st_agustaf di @cosmopolitanFM

1 COMMENT
  1. May 30, 2011 Reply

    kalo berfikir ada yang tidak suka sama kita…
    mmmhhhh …
    insecurity juga buat saya..

LEAVE A COMMENT