Home / Products & Services / Corporate L&D Programs / Professional Lobbying

Professional Lobbying

[column2]

Participants : General
Maximum Participants : 20 participants / class
Duration : 2 days (@ 7 hours)

Ketika mendengar kata-kata “lobbying”, yang biasanya langsung tersirat di pikiran adalah hal-hal yang berhubungan dengan networking, jualan, negosiasi termasuk ‘entertaining’ klien (baik via hadiah maupun jamuan). Ini yang menyebabkan banyak orang yang terjebak, karena belum memahami esensi dari lobbying.

  • Apa bedanya sekedar memberikan informasi dan terjadinya impact?
  • Apa bedanya antara sekedar memberikan data vs. informasi vs. knowledge?
  • Apa itu charm dan apa manfaatnya dalam me-lobby?
  • Paradigma seperti apa yang sebaiknya dibentuk sebelum mulai me-lobby?
  • Bagaimana lobbying ini dapat meningkatkan karir Anda?

Dari memberikan kartu nama, berbicara dengan vendor, ‘meminta’ tolong, memberikan solusi – bagaimana cara yang paling efektif?

Lobbying sangat erat hubungannya dengan:

Partnership. Menjadi seorang partner yang dapat menumbuhkan rasa partnership ketika berinteraksi dengan orang lain. Menjadi teman diskusi yang menyenangkan yang tidak hanya memfokuskan pembicaraan dari perspektif sendiri ataupun lawan bicara, tetapi juga perspektif/concern bersama. Walaupun berbeda latar belakang, jabatan maupun usia, seseorang bisa memposisikan diri sebagai seorang partner (tidak minder ataupun terlalu percaya diri) ketika Ia tidak hanya sekedar tahu tugas dan tanggung jawabnya tetapi juga peran yang Ia jalankan.

Efisiensi dan efektifitas. Yaitu tidak hanya sekedar mengatakan atau melakukan sesuatu tetapi benar-benar memikirkan dampak dari kata-kata maupun tindakannya. Proses melobby yang benar akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas dengan terjadinya rasa percaya (trust) antara satu sama lain yang akan menurukan berbagai macam konflik pribadi dan office politic. Semuanya tergantung dari cara penyampaian dan bagaimana kita bisa membangun rasa percaya ini.

Charm. Membuat orang lain merasa diistimewakan dengan tulus sehingga membuat hubungan yang diciptakan tersebut. Melobby tidak hanya sekedar meng’entertain’ ataupun membuat senang orang lain, tetapi bagaimana tetap bisa mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang kita inginkan (what we want to accomplish) bukan dengan cara merendahkan orang lain, bukan dengan sekedar instruksi, bukan dengan ancaman tetapi dengan membuat orang lain merasa istimewa dan merangsang ‘engagement‘[/column2] [column2]

Hal-hal yang didiskusikan di dalam kelas adalah sebagai berikut:

The Professional Networking
• Networking in the 21st century
• Professional positioning in lobbying
• Transactional vs. long term relationship

Climbing the Relationship Pyramid
• Building a positive relationship – it’s a two way street
• The power of mutual trust and respect
• The relationship with customers is not the sum of the transactions
• Providing value beyond your products and service
• Attitude and other obstacles to build relationships

Improving Your Networking Skills
• It’s not what you know – it’s what you do
• It’s a small world after all – connect yourself
• Use the power of online social networks

The Power of Charm
• Mastering the four skills of emotional intelligence
• The power of emotional intelligence, professional attitude , and charm in building social network
• The Beautiful Mind

High Impact Dialogues
• Enhancing your social confidence
• Talking diplomatically and strategy to move minds
• The four universal social gifts: appreciation, connection, elevation, and enlightment

Real Case Study

• Sharing sessions with corporate clients and practicioners in lobbying (video clips) + recorded role play sessions of
participants
• Brainstorming and discussion
• Commitment and action plan[/column2]

0 COMMENTS
LEAVE A COMMENT