What comes in your mind when you first hear the word ‘Daily Meaning’?
Are you thinking of a bread store or newspaper or maybe something else?
Well, actually we enjoy every moment explaining the meaning of our company’s name to everyone who ask, because the name itself represent the value that every member of our company believes and lives in.
So, once someone describe us through her writing, it’s totally AWESOME! Annisa, the writer, wrote a very beautiful and charming article how she saw and felt our values through a casual but insightful conversation last Desember.
Enjoy the article from Annisa Dharma, Contributor of Kemang Buzz (published on January 2012). (more…)
Kalau Anda main ke kantor Daily Meaning, seperti yang dilakukan Ibu Emilia dan Ibu Mira dari World Vision Indonesia, yang pertama Anda lihat adalah sign-sign yang bertuliskan:
Tertusuk Mentega. Menguliti Sumur. Dijebak Kecambah. Rintihan Agar-Agar. Senyummu Anarki. Terumbu Salah Terka.
Memang jadi banyak yang bingung sebenarnya Daily Meaning itu konsultan apa sih? Tetapi memang tulisan-tulisan yang ditemukan Mas Alexander ketika perjalanannya ke Jogjakarta ini yang menjadi esensi dari Daily Meaning, yaitu mencari arti/makna dari segala hal yang sepertinya aneh/tidak mungkin. Ini yang menjadikan diskusi/dialogue semakin menarik bukan? Hiduppun semakin berwarna.
Makan siang di Daily Meaning biasanya belum menjadi bagian dari Daily Meaning bila belum mencoba warteg dan Soto andalan si Ibu. Kakak beradik ini paling juara dalam menyajikan makan siang.
Wartegnya memang sederhana, tetapi tidak pernah sepi. Dan ketika berinteraksi dengan si Ibu, Anda pun langsung merasakan bahwa makanan itu enak bukan hanya dari resepnya saja tetapi dari cara totalitas dalam memasaknya.
Terima kasih Ibu









