Dalam 2 jam perjalanan pulang, Pak Edi, yang senantiasa setia mengantarkan Mas Alex di Jakarta, ternyata jauh lebih peka dari seseorang yang biasa mendapatkan sebutan ‘pengemudi’. Setelah mengantarkan Mas Alex sampai ke rumahnya, dikirimkannya sepucuk sms ke Mas Alex, dengan pesan:
“Bpk istirahat dulu. Semua ada batasnya. Smoga mlm ini bs istrht pak, dan smua mslhny cpt selesai…”
Singkat. Hanya dari mengobservasi bahasa tubuh dan ketidaksengajaannya yang harus mendengarkan berbagai percakapan di dalam mobil.
Pak Edi bisa dibilang bukan teman dekat, bukan juga saudara, bukan juga seseorang dengan jabatan yang memukau. Tetapi, hari ini, sekali lagi beliau telah menunjukkan bahwa dia adalah malaikat kita. He’s our Guardian Angel.
Who’s your Guardian Angel? Are you someone’s Guardian Angel too?
“Sukses bagi saya adalah….”
Ini pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi menjawabnya membutuhkan banyak keberanian dan kejujuran. Dalam pertanyaan kita di For Me Success Is…, kita bukan mencari definisi sukses yang benar ataupun salah, tetapi mencari benar-benar alat ukur yang kita masing-masing gunakan dalam kesehariannya. Apakah sukses itu sesuatu yang kita ingin capai di kemudian hari atau sesuatu yang kita bisa rayakan sekarang? Apa arti dan maknanya bagi kita?
Well, Mbak Sunny (@sunnybudiman) memberikan jawaban yang sangat insightful. Bukan sebuah definisi sukses, tetapi bagaimana mengukur rasa sukses itu setiap harinya dan dari jawabannya pun terlihat nilai-nilai hidupnya. Can you see them? Baca sharingnya di sini: (more…)
Hi blissiplinners! Dari perbincangan tentang Terserah vs. Kekeuh, ada salah satu teman #blissipline kita yang menghasilkan insight yang sangat kuat dari pengamatannya tentang ‘terserah’ dan ‘kekeuh’. Terutama, apa yang Ia sadari dari proses mengamati cara Ia mengambil keputusan tersebut. Memang latihan ini menjadi salah satu arena self-discovery, yang kali ini menemukan 3 macam ‘terserah’.
Silahkan baca selengkapnya dari rekan kita @urancan (aka. Wulan): (more…)
Setelah membaca ratusan comments, pengalaman dan insight dari teman-teman #blissiplinners di minggu ke 11-20 ini, dan kemudian mencoba memilih 5 yang paling menginspirasi kita semua, berikut adalah inspirasinya (tanpa urutan tertentu). Apa yang menginspirasi Anda dari teman-teman yang telah meninggalkan komennya kali ini? Share dengan kita semua ya
Sosok seorang Christien, ketika melihatnya dengan pintas adalah tangguh, passionate dan adventurer – layaknya seorang pendekar wanita. Suaranya yang penuh energi, gaya bicaranya yang penuh canda dan tawanya yang menggelegar, kita tidak akan pernah menyangka hidupnya penuh dengan cerita menarik.
Ibu dua anak ini disibukkan dengan usaha rintisan makanan sehat untuk individu berkebutuhan khusus, terinspirasi dari anak keduanya yang merupakan a special need child, yang disebutnya “my Prince of Hope.” Selain itu, ternyata ia juga pembina suatu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang konservasi laut. Di waktu senggangnya, selain beraktivitas dengan keluarga, beryoga ria, ia juga senang mengeksplor dan mencoba resep-resep bebas gluten dan casein. Terlihat passionnya sampai diikutinya berbagai course/seminar terkait autism, healthy life, ataupun healthy food.
Cerita hidupnya semenggugah apakah? (more…)
Bagi seorang Yoga, keisengannya menjadi salah satu bentuk penghargaan yang terbesar darinya, padahal terlihatnya hanya mendapatkan “Wooohoo” dari Mas Alex (@alexsriewijono) via twitter. Terlihat di sini karakternya yang sangat charming dan penuh insight. Pribadi yang reflektif dan penuh dengan syukur.
Olahraga menjadi aktifitas yang membuat dirinya merasa bersalah jika tidak dilakukan dalam seminggu, tetapi juga membuatnya benar-benar ‘hidup’ ketika dilakukan. “Basket adalah hidup saya,” utarnya. Walaupun gagal menembus level paling tinggi, Ia paling passionate jika bermain basket, begitu hidup. Kecintaanya terhadap DVD bukan hanya sekedar menonton, tetapi sebuah apresiasi terhadap karya. Dan kalau interneting? Mungkin karena ada kesempatan bertemu #blissipline ya mas
Bisa belajar apa dari seorang Yoga? (more…)
Cerita kehidupan tidak pernah sama bagi setiap manusia. Sedari kecil, aku selalu berpindah-pindah tempat bagai seorang nomad atau kaum gipsy. Dari satu kota ke kota berikutnya, dari satu negeri ke negara selanjutnya. Bahkan aku tidak lahir di Nusantara, melainkan di ibukota suatu negeri Balkan di Eropa Timur sana (yang kala itu berpaham komunis).
Berlibur atau wisata ke luar Indonesia memang menyenangkan. Untuk tinggal di negara asing dalam waktu lama, itu beda cerita. Mendapat pengalaman berharga sudah pasti, namun tak selamanya indah.
Virus ‘kangen rumah’ atau homesick adalah salah satu rasa yang sulit dicari obat penawarnya. Di saat begitu, setiap orang Indonesia yang mengisi hari-hari serasa teramat dekat. Kami memang bukan famili sedarah, tapi hubungan bisa begitu erat. Keterasingan, persamaan nasib jauh dari tanah air dan keinginan saling membantu, itulah yang menyatukan. Terkadang malah melebihi keakraban dengan sanak saudara asli di Ibu Pertiwi. (more…)
Kepadasemuawanita Indonesia (dimanasajaberada),
Kupersembahkankaryaberikutuntukmenyambut21 April: HariKartini.
Teruslahberkaryamenjemputbahagia, paraKartini modern…
Kiniakubebasmenyampaikanbuahpikiranku
Modernisasi media sigapmenyampaikanpesanku
Menyebardengancepatkeseluruh Nusantara
bahkanhinggamancanegara
Masihadawanita di negeriini yang belumterdidik
Namun, banyak pula yang sudahmenjadi orang hebat
Selayaknyacita-citamu
Akubanggapunyapanutansepertidirimu
Cerdas, berani, optimis, membawaperubahan
EngkauLenteraManusia Indonesia
untukbangkitdanbercahaya
TERIMAKASIH IBU KARTINI…
Torehanpuisibersejarah:
HABIS MALAM TERBITLAH TERANG
HABIS BADAI DATANGLAH DAMAI
HABIS JUANG SAMPAILAH MENANG
HABIS DUKA TIBALAH SUKA
(Disadurdaribuku Door Duisternis tot Licht = HabisGelapTerbitlahTerang)
*terimakasih bung PramoedyaAnantaToer yang telahmewariskankaryaberguna, sewujudbukubertajuk “PANGGIL SAJA AKU KARTINI”
Rama Romindo
twitter: @raymundo7
Most of people in the world are expecting a decent life that makes them imagine A “Worry-Free” life. But perhaps some skeptics wonder….wait a second!!! Is there any such thing as a Worry-Free Life? Don’t you think it is out of nature’s law?If our heart is entwined to a skeptical reality the answer will big a BIG NO. But through a simple contemplation, we can always say YES to that essential matter. (more…)
Menurut anda saya berbakat di bidang musik? Well, tidak semua orang berpikiran demikian. Setelah beberapa tahun saya belajar piano dengan kakak saya sendiri di rumah. Sebelum saya menginjak remaja, saya mulai les piano di sebuah sekolah musik yang saat itu cukup terkemuka di Jakarta (terutama karena saat itu jumlah sekolah musik di Jakarta masih bisa dihitung dengan jari satu tangan). Setiap tahunnya ada pembagian rapor dan kenaikan kelas. Satu hari, saya datang dengan ibu saya untuk mengambil rapor, sekalian evaluasi perkembangan saya. Saya ingat, guru piano saya dengan sangat menyesal menginformasi ibu saya bahwa nilai permainan piano saya tidak cukup untuk melanjutkan. Bahkan untuk mengulang pun tidak bisa. Jadi memang “kelihatannya putra Ibu sudah tidak ada harapan”, a.k.a. saya memang tidak berbakat musik! (more…)

