Home / Blog / Workshops / Being an Influential Leader

22
Mar
Being an Influential Leader
Being an Influential Leader
  • 81 Views
  • 0 Comment
  • Garuda Indonesia . professional lobbying . workshops .

Ketika Anda hanya memiliki 2 menit waktu untuk briefing dengan tim Anda, bagaimana Anda bisa menggunakan waktu itu sebaik-baiknya sehingga Anda tidak hanya sekedar memberikan wacana tetapi juga menggerakkan tim Anda. Apa bedanya antara ‘wacana’ dan impactful?

Dalam diskusi dua hari ini bersama teman-teman di Garuda, ketika seorang pemimpin diharapkan untuk mampu to Lead Up, Lead Sideways and Lead Down, bagaimana cara terbaik untuk menciptakan sinergi dan kemudian mengutarakannya via komunikasi? Apakah seorang pemimpin masih hanya sekedar mengatakan sesuatu atau ada hasil dari komunikasinya? Apa yang sebaiknya terasa ketika berkomunikasi?

  • Peran. Bagaimana seorang pemimpin menunjukkan perannya yang tidak hanya berdasarkan jabatan dan tanggung jawab tetapi juga nilai-nilai, pengetahuan, pengalaman dan tindakan yang dilakukannya.
  • Hubungan. Perbedaan ketika menggunakan pilihan kata-kata dari saya, kami, kita, Anda, kalian sangat menunjukkan bagaimana Anda hendak menunjukkan hubungan yang Anda miliki dengan lawan bicara.
  • Urgency. Apa data ataupun killer fact yang Anda bisa tuangkan untuk mencerminkan urgency dan memperkuat komunikasi yang Anda lakukan? Sehingga Anda berbicara atas suatu dasar/fakta yang kuat.
  • Apresiasi. Bagaimana Anda bisa menunjukkan apresiasi yang tidak hanya terkesan basa-basi, karena setiap orang pun ingin merasa istimewa. Banyak yang melakukannya sekedar mengucapkan terima kasih tetapi tidak benar-benar meyakininya. Say what you mean, mean what you say.
  • Energy. Tergantung apa yang Anda sampaikan, apakah bahasa tubuh, nada dan intonasi Anda sudah sesuai dengan energi yang Anda ingin hasilkan?
  • Alur. Dan tentunya, semakin ada kejelasan dalam berbicara, akan semakin meyakinkan.

Ketika mengatasi konflik dengan atasan, customer maupun anak buah, cara berkomunikasi ini yang akan sangat membantu Anda. Ketika seseorang saat mudah menjadi Reactive Leader, bisakah Anda menjadi seorang Creative Leader?

Terima kasih teman-teman di Garuda untuk dua hari yang sangat menyenangkan ini. Sukses di tempat masing-masing!

0 COMMENTS
LEAVE A COMMENT